5 Seni Mengajar (Pedagogi) Siswa Kelas I

5 Seni Mengajar (Pedagogi) Siswa Kelas I (satu) Sekolah Dasar

Penulis : Sri Widodianto, M.Pd

Pedagogi adalah ilmu mengenai seni guru dalam mengajar peserta didik sekolah formal. Ilmu seni mengajar ini hukumnya wajib di kuasai oleh calon guru/guru yang akan mengajar di dalam kelas. Pertanyaannya adalah, kenapa wajiib di kuasi oleh guru? Karena, di kelas terdiri dari berbagai macam individu peserta didik yang berbeda kemampuan, Emosional, dan pola asuh. Individu yang saya maksud adalah peserta didik yang utuh, tidak bisa di bagi, bersifat unik, dan harus di pandang sebagai pribadi yang utuh. Guru harus memahami secara utuh karakteristik invidu di kelas rendah agar pembelajaran bisa menyenangkan dan bermakna. Karakteristik individu siswa kelas 1 biasanya masih kekanak-kanakan karena masih dalam masa transisi dari Pendidikan anak usia dini yang mengajarkan sosialiasi (berteman), Sikap (Mandiri, Patuh & Tertib), beralih kepada belajar dengan penekanan di bidang Kognitif (memahami, menjelaskan, mengaplikasi, menyimpulkan). Tak heran jika guru kelas rendah masih sering menangani anak-anak yang pipis di celana, berak dicelana dan menangis karena takut sekolah. Fase peralihan ini biasanya di sebut dengan akhir masa kanak-kanak (late childhood) usia enam tahun sampai matang secara seksual  atau peserta didik tingkat sekolah dasar. Di fase ini anak-anak sudah mulai menampakkan kecakapan (ability) seperti pintar mendongeng, pintar bernyanyi dan menampakkan kepribadian seperti rajin, tertib, melanggar peraturan, menentang perintah, cenderung memuji diri sendiri (menyebut nama sendiri), suka membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain dan terkadang cenderung emosional. Kecakapan dan kepribadian ini menyebabkan invidu menjadi beragam dan unik. Keragaman karakteristik individu ini biasanya di pengaruhi oleh berbapa faktor, 1) Pembawaan (Heredity) sifat anak tumbuh secara alamiah (nature) berdasarkan genetika/keturunannya, 2) Lingkungan (Enviromental) faktor diluar individu yang mampu merubah perkembangan secara alami (nuture). Definisi dan penjelasan di atas itulah yang mengharuskan Guru kelas rendah harus mempunyai seni (pedagogi) dalam mengajar. Jika tidak, maka guru akan stress karena tidak bisa membaur dengan peserta didik atau mungkin peserta didik yang tidak mau lagi turun ke sekolah karena takut/trauma. Seni yang harus di lakukan oleh guru kelas rendah menurut saya adalah :

 1) Mempunyai Kesabaran Tingkat Tinggi

Guru kelas yang mengajar kelas rendah (Kelas 1) merupakan tugas yang amat berat. Pasalnya, anak-anak masih terbawa oleh situasi belajar di Taman Kanak-kanak (TK), sehingga tugas ini membutuhkan kesabaran tingkat tinggi dalam pelaksanannya. Keahlian ini tidak bisa diajarkan, melainkan karena pengalaman, sehingga guru kelas 1 adalah guru spesialis yang tidak bisa di rolling/diganti.

2) Membuat peraturan yang jelas dan mudah di pahami,

Peraturan di kelas 1 sekolah dasar harus jelas dan mudah di pahami, sehingga anak-anak mudah untuk beraktivitas tanpa takut akan melanggar peraturan. Kelas rendah mempunyai sifat patuh yang sangat tinggi, sehingga bagi sebagian anak menyebabkan mereka takut melakukan sesuatu karena takut melanggar peraturan kelas.

3) Penanaman sikap disiplin dan Sanksi kepada siswa,

Guru kelas harus mencontohkan penerapan disiplin jika ingin menanamkan karakter disiplin kepada siswa, karena anak-anak kelas 1 cenderung masih mencontoh dan meniru kepada figure yang mereka kagumi seperti guru. Sanksi diberikan kepada siswa yang melanggar, namun pemberian sanksi harus menjadikan siswa menyadari bahwa apa yang dilakukan harus bermanfaat bagi dirinya dan bagi teman lain. Jangan berikan sanksi seperti berdiri hormat bendera, menulis kata berulang sampai 50 kata, atau sanksi berdiri didepan kelas dengan menjewer telinga. Berikan sanksi yang bisa memacu minat belajar siswa atau sanksi keagamaan (menghafal hadits, Ayat Al-quran, memberi sedekah, membantu orang tua) yang dapat merubah sikap siswa.

4) Perbanyak menggunakan Media Pembelajaran,

Media pembelajaran sangat penting digunakan untuk membantu proses transisi pola piker pada siswa kelas 1. Jika hanya menjelaskan secara teori tanpa adanya daya pendukung seperti media pembelajaran atau alat peraga, maka siswa kelas 1 akan susah memahami penjelasan yang diberikan guru.

5) Guru ramah dan Asyik

Menjadi guru kelas 1 harus selalu ramah, periang, gembira, dan murah senyum, jika tidak maka kelas akan menjadi hal paling yang tidak disukai oleh siswa kelas 1. Jadilah guru yang asyik bagi siswa, dalam hal ini asyik di ajak ngobrol, asyik di ajak main, dan asyik di ajak belajar.

Demikian lah 5 trik pedagogi untuk kelas 1 yang bisa penulis bagikan, semoga bermanfaat dan bisa menjadi acuan guru kelas dalam mengajar.

Tags: No tags

Add a Comment

You must be logged in to post a comment