1. Tahfidz Al-Qur’an Plus Arti, program menghafal alquran plus artinya dengan memahami arti melalui gerakan-gerakan tertentu. Sekolah mempunyai taget bahwa setiap peserta didik yang lulus akan mampu menghapal 1 juz al quran (Juz 30) plus arti dan maknanya.
  2. Membaca Dan Menulis Al-Quran, program rutin harian unggulan SAIM yakni program Menulis,membaca Iqra dan Al-Qur’an. Program ini melatih siswa untuk mebaca dan menulis Khot Iqra dan Al-Qur’an.
  3. Sholat Dhuha dan Dzuhur Berjamaa’ah (Setiap Hari), sholat Dhuha dilaksanakan di pagi hari sekitar pukul 07.00 – 08.00 WIB, sholat dhuhur dilaksanakan sesuai jadwal sholat di wilayah sekolah. Sekolah mentargetkan anak terbiasa dan gemar beribadah karena program pembiasaan setiap hari.
  4. Sekolah Tanpa Kantin, program membawa bekal dan meniadakan kantin sekolah bertujuan untuk menjaga kesehatan melalui makanan. Bekal yang di bawa adalah bekal yang dibuat sendiri oleh orang tua, dan merupakan bekal sehat dan seimbang.
  5. Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT), program menginap di sekolah ataupun di alam terbuka dengan di isi dengan kegiatan keagamaan seperti sholat malam kiyamullail, sholat dhuha, dan sholat subuh berjamaa’ah. Harapannya peserta didik terbiasa dengan sholat malam dan berjama’ah serta mengajarkan kemandirian ke peserta didik.
  6. Program Outing, program belajar diluar sekolah dan belajar dengan ahlinya, peserta didik langsung belajr dengan objek pembelajaran seperti wisata edu, kunjungan ke budidaya madu dan lain-lain.
  7. Study Tour (Berkemah Keluar Sekolah), program berkemah keluar sekolah ini mengajarkan anak kemandirian dan belajar survive di alam. Peserta didik di harapkan mampu membina dirinya da mengenakan dirinya dengan alam sekitar secara langsung.
  8. Market Day, program berdagang sesuai tuntunan Rosulullah S.A.W merupakan program unggulan, karena peserta didik d ajarkan cara marketing secara langsung. Program ini dilaksanakan setiap akhir semester.
  9. Program Pengembangan Literasi, program ini adalah membaca buku cerita dengan form yang disediakan oleh sekolah. Peserta didik di biasakan untuk gemar membaca sejak dini. Harapan sekolah adalah siswa mampu membaca dan memahami isi buku dan mampu menceritakan kembali isi buku tersebut.